Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan kerja dan konsultasi dari Pimpinan serta Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (LHP-BPK RI) DPRD Kabupaten Tana Toraja, Selasa (28/7/2026), di Ruang Aspirasi DPRD Kabupaten Luwu Timur.
Kunjungan tersebut menjadi ajang konsultasi dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan tugas Panitia Khusus dalam membahas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, termasuk mekanisme pengawasan terhadap tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan guna mendorong tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.
Selaku Ketua Pansus LHP-BPK RI DPRD Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Nur menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Kabupaten Tana Toraja yang dinilainya sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat fungsi pengawasan lembaga legislatif.
“Kami menyambut baik kunjungan kerja Pansus LHP-BPK RI DPRD Kabupaten Tana Toraja. Pertemuan seperti ini menjadi ruang yang sangat bermanfaat untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD, khususnya terhadap tindak lanjut rekomendasi BPK RI,” ujar Muhammad Nur.
Menurutnya, pembahasan LHP BPK RI tidak hanya berfokus pada temuan pemeriksaan, tetapi juga memastikan seluruh rekomendasi dapat ditindaklanjuti secara maksimal oleh pemerintah daerah sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan negara.
Ia menegaskan bahwa Panitia Khusus memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi rekomendasi hasil pemeriksaan agar setiap catatan yang diberikan BPK menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Esensi dari pembentukan Pansus LHP-BPK RI adalah memastikan adanya perbaikan yang berkelanjutan. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara objektif, profesional, dan berorientasi pada penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan daerah, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif,” jelasnya.
Muhammad Nur juga berharap hubungan kelembagaan antara DPRD Kabupaten Luwu Timur dan DPRD Kabupaten Tana Toraja dapat terus terjalin dengan baik melalui berbagai forum konsultasi dan koordinasi.
“Semoga hasil diskusi hari ini dapat menjadi referensi bagi kedua daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan DPRD, meningkatkan kualitas tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diisi dengan sesi diskusi interaktif mengenai mekanisme kerja Panitia Khusus LHP-BPK RI, strategi pengawasan DPRD, serta berbagai pengalaman dalam mengawal tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI di masing-masing daerah. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antarlembaga legislatif.
Diberitakan sebelumnya, Rombongan DPRD Kabupaten Tana Toraja diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Ober Datte, didampingi Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Harisah Suharjo, Ketua Pansus LHP-BPK RI DPRD Kabupaten Luwu Timur Muhammad Nur, Sekretaris DPRD Alamsyah Perkesi, para kepala bagian, pejabat fungsional, serta staf Sekretariat DPRD Kabupaten Luwu Timur.(*)













