Atasi Listrik Biang Rusak Elektronik Warga, Komisi III DPRD Luwu Timur Sambangi PLN Sulsel.

  • Bagikan
 Menjawab maraknya aspirasi dan keluhan masyarakat terkait gangguan kelistrikan, Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur melakukan kunjungan kerja koordinasi ke Kantor PLN Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) di Makassar pada Jumat (28/08/2026).
Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, sebagai langkah repons cepat atas kondisi aliran listrik di Luwu Timur yang sering mengalami pemadaman mendadak (mati-menyala) serta penurunan tegangan (down voltage).
Kondisi yang tidak stabil ini dinilai sangat meresahkan warga karena berpotensi merusak perangkat elektronik rumah tangga hingga mengganggu operasional usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam pertemuan tersebut, Jihadin Peruge menyampaikan teguran sekaligus dorongan tegas kepada manajemen PLN agar segera mengambil langkah teknis yang nyata demi menjaga stabilitas daya.
“Kami hadir di sini membawa suara rakyat Luwu Timur. Kondisi listrik yang sering naik-turun dan mati mendadak ini bukan lagi sekadar ketidaknyamanan, tapi sudah merugikan warga secara finansial karena barang elektronik mereka banyak yang rusak.
Pihak PLN harus segera mengambil langkah teknis yang nyata untuk menstabilkan pasokan,” tegas Jihadin Peruge.
Selain masalah voltase, Komisi III DPRD Luwu Timur juga mempertanyakan kelanjutan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Beberapa poin utama yang didesak antara lain:
  • Stabilitas Tegangan: Evaluasi dan penanganan cepat pada jaringan yang kerap mengalami down voltage.

 

  • Percepatan Infrastruktur: Pemasangan dan pengoperasian tiang-tiang listrik di sejumlah titik pemukiman warga yang hingga kini belum tuntas.

 

  • Pemerataan Akses Energy: Memastikan keamanan jaringan dan pasokan listrik dapat dinikmati masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Pihak PLN Wilayah Sulselrabar menyambut baik kedatangan jajaran DPRD Luwu Timur dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan.(*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *