Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nurcholis Azis Rajmal, Lc., M.Pd. (Nurcholis Azis) sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang yang diraih grup marching band Gema Nada Nurul Junaidiyah Lauwo, Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, Kecamatan Burau, yang sukses meraih Juara Umum pada ajang Makassar International Marching Fest (MIMFEST) 2026.
Politisi PKB yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Wotu–Burau itu menilai capaian tersebut merupakan kebanggaan besar, tidak hanya bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur.
“Atas nama pribadi dan sebagai Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Gema Nada Nurul Junaidiyah Lauwo, para pelatih, pembina, pimpinan pondok pesantren, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga berhasil mengharumkan nama Luwu Timur di ajang internasional,” ujar Nurcholis.
Ajang yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar pada 2–5 Juli 2026 tersebut menjadi panggung pembuktian kemampuan para pelaku marching band dari berbagai daerah. Tim Gema Nada Nurul Junaidiyah Lauwo tampil luar biasa dengan menyabet Juara 1 Street Parade, Juara 1 Brass Ensemble, Juara 1 Marching Concert Creative, serta Juara 2 Marching Show, sehingga dinobatkan sebagai Juara Umum MIMFEST 2026.
Menurut Nurcholis, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, kerja sama tim yang solid, serta dedikasi para pelatih di bawah arahan Dr. Rusandi.
“Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak kita memiliki potensi luar biasa apabila diberikan pembinaan yang baik. Mereka telah menunjukkan bahwa generasi muda Luwu Timur mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Wotu–Burau, Nurcholis berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat di berbagai bidang, baik seni, olahraga, pendidikan, maupun keagamaan.
“Prestasi ini harus menjadi inspirasi bagi seluruh anak-anak muda di Luwu Timur agar terus berani bermimpi, bekerja keras, dan membawa nama baik daerah di berbagai ajang. Saya yakin masih banyak potensi yang bisa kita lahirkan apabila mendapat dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar terus memberikan perhatian terhadap pengembangan seni dan budaya, termasuk pembinaan marching band sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
“Marching band bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga melatih disiplin, kekompakan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membentuk generasi emas Luwu Timur di masa depan,” jelasnya.
Nurcholis berharap prestasi Gema Nada Nurul Junaidiyah Lauwo menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi membanggakan dari Kabupaten Luwu Timur di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga keberhasilan ini terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Kami di DPRD tentu akan terus mendukung upaya pembinaan generasi muda agar semakin banyak putra-putri Luwu Timur yang mengharumkan nama daerah di berbagai bidang,” tutupnya.(*)













