Himbauan Bupati Majene Diduga Tak Diindahkan, Sejumlah OPD, Kecamatan, Kelurahan dan Sekolah Belum Pasang Bendera Merah Putih.

  • Bagikan
Himbauan Bupati Majene, H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M., dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 diduga belum sepenuhnya diindahkan oleh sejumlah instansi di Kabupaten Majene. Bupati Majene saat ini tercatat dijabat oleh H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik, masih ditemukan beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor kecamatan, kantor kelurahan, hingga satuan pendidikan yang belum memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, maupun atribut bernuansa kemerdekaan di lingkungan kantor dan sekolah masing-masing.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pemasangan bendera dan berbagai ornamen kemerdekaan merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus wujud partisipasi dalam menyemarakkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Padahal, himbauan pemasangan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul diharapkan dapat dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, serta masyarakat. Namun, hingga saat ini, masih terdapat sejumlah instansi yang terlihat belum melakukan pemasangan atribut kemerdekaan sebagaimana yang diharapkan.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai tingkat kepatuhan dan keseriusan sebagian perangkat daerah dalam menindaklanjuti himbauan pimpinan daerah. Sebab, sebagai bagian dari unsur pemerintahan, OPD, kecamatan, kelurahan, dan sekolah semestinya dapat menjadi contoh dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta mengajak masyarakat untuk turut menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Majene diharapkan dapat kembali melakukan koordinasi dan memberikan penegasan kepada seluruh perangkat daerah agar segera menindaklanjuti himbauan tersebut. Pemasangan Bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta dekorasi bernuansa kemerdekaan diharapkan dapat dilakukan secara serentak guna menciptakan suasana peringatan HUT RI yang meriah dan penuh semangat kebangsaan.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, pemasangan atribut kemerdekaan juga menjadi simbol persatuan serta pengingat akan pentingnya menjaga semangat gotong royong dalam membangun daerah dan bangsa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak OPD, kecamatan, kelurahan, maupun sekolah yang disebut belum memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul. Diharapkan pihak terkait dapat memberikan klarifikasi serta segera melakukan pemasangan atribut kemerdekaan sesuai himbauan yang telah disampaikan.(Alonk*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *