Reses Bangkit Revormansyah di Mallusetasi, Warga Soroti Lapangan Kerja hingga Tanggul Sungai Malili

  • Bagikan

Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Malili–Wasuponda, Bangkit Revormansyah Pratama, menggelar temu konstituen dalam rangka Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2026 di Dusun Mallusetasi, Desa Balantang, Kecamatan Malili.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara Bangkit Revormansyah dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, persoalan, serta kebutuhan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.

Beragam aspirasi disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian warga adalah sulitnya memperoleh lapangan pekerjaan. Masyarakat berharap pemerintah dapat membuka lebih banyak peluang kerja dan memberikan ruang bagi warga lokal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain persoalan ketenagakerjaan, warga juga menyampaikan kebutuhan program bedah rumah bagi masyarakat yang masih memiliki hunian dengan kondisi kurang layak.

Warga Minta Tanggul Sungai Malili Diperbaiki

Aspirasi lain yang mendapat perhatian adalah kebutuhan perbaikan tanggul untuk mencegah luapan Sungai Malili masuk ke kawasan permukiman warga.

Masyarakat berharap kondisi tanggul dapat segera mendapat perhatian karena keberadaan infrastruktur pengendali banjir tersebut dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Warga juga mengusulkan penyediaan bus sekolah untuk membantu mobilitas pelajar, khususnya dalam mendukung akses transportasi yang aman dan memudahkan anak-anak menuju sekolah.

Di sektor ekonomi, masyarakat mendorong adanya penguatan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama bagi perempuan. Dukungan terhadap UMKM dinilai penting untuk membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Sementara bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, warga berharap adanya kemudahan akses terhadap bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang aktivitas melaut.

Persoalan lain yang turut disampaikan adalah terbatasnya distribusi LPG tabung 3 kilogram. Warga berharap distribusi LPG bersubsidi dapat lebih lancar sehingga kebutuhan rumah tangga masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bangkit Revormansyah Pratama mengatakan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari kewajibannya sebagai wakil rakyat untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Menurutnya, dialog secara langsung dengan konstituen sangat penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Saya sangat berharap, apa yang menjadi harapan-harapan masyarakat bisa menjadi hal yang bisa saya perjuangkan sebagai perwakilan bapak-ibu di DPRD Luwu Timur,” ujarnya.

Bangkit menegaskan, berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk dikawal melalui lembaga DPRD sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap usulan pembangunan membutuhkan proses dan harus disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah. Karena itu, dirinya berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal setiap aspirasi yang telah disampaikan.

Menurut Bangkit, persoalan lapangan kerja, perumahan layak, perlindungan kawasan permukiman dari potensi luapan sungai, pendidikan, penguatan UMKM, hingga kebutuhan nelayan merupakan bagian penting yang harus mendapat perhatian dalam pembangunan daerah.

Melalui kegiatan reses tersebut, Bangkit Revormansyah Pratama berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD semakin kuat. Aspirasi yang dihimpun di Dusun Mallusetasi diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat diperjuangkan melalui proses perencanaan dan penganggaran pembangunan Kabupaten Luwu Timur.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *