Ratusan Siswa dan Guru SMAN 4 Luwu Timur Diduga Keracunan Makanan, Bupati Turun Pastikan Penanganan Medis

  • Bagikan

Ratusan siswa dan guru SMAN 4 Luwu Timur, Kecamatan Mangkutana, diduga mengalami keracunan makanan pada Senin (5/10/2026).

Para siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Mangkutana Raya untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka mendapat perawatan di beberapa puskesmas, serta sebagian pasien dirujuk ke RSUD I Lagaligo.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para siswa mengalami sejumlah keluhan setelah mengonsumsi makanan. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Situasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam, S.T., M.T., IPM. Bupati datang untuk melihat langsung kondisi para siswa dan guru yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Dalam kunjungannya, Bupati juga menemui pasien maupun keluarga pasien. Ia memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan dan penanganan medis yang layak sesuai kondisi masing-masing.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian terhadap kondisi para siswa dan guru hingga mereka mendapatkan penanganan secara optimal dan dinyatakan pulih.

“Kita pastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan medis yang layak. Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi mereka sampai sembuh,” demikian poin perhatian Bupati dalam kunjungannya.

Penanganan terhadap para pasien dilakukan secara bertahap sesuai kondisi masing-masing. Sementara itu, pihak terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kejadian, termasuk memastikan sumber makanan yang diduga berkaitan dengan munculnya keluhan kesehatan para siswa dan guru.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi pasien yang dirawat di fasilitas kesehatan di Mangkutana Raya maupun RSUD I Lagaligo.

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti korban dan penyebab kejadian masih dalam proses pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.(JB*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *