Dugaan Pekerjaan Asal-Asalan, Proyek Drainase di Desa Taripa Luwu Timur Menuai Sorotan Warga.

  • Bagikan
 Proyek fisik pemerintah di Kabupaten Luwu Timur kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kegiatan Pembangunan Drainase Paket 8 (Delapan) Sarpras untuk sub-kegiatan “Lanjutan Pembangunan Drainase Lorong 7 Dusun Darma Sadu, Desa Taripa, Kecamatan Angkona” dikeluhkan karena diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan ini dikerjakan oleh CV. Arsi Mandiri dengan Konsultan Perencana dan Pengawas CV. Alfa Graha. Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 178.991.987,00 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender terhitung sejak 30 September hingga 29 Desember 2026.
Namun, pelaksanaan di lapangan mendatangkan tanda tanya besar dari warga sekitar. Berdasarkan pantauan langsung, teknik pemasangan batu pada pondasi drainase terkesan asal jadi, di mana batu-batu hanya dideretkan begitu saja sebagai landasan.
Tidak hanya itu, ukuran ketebalan pasangan batu yang seharusnya mencapai ketentuan teknis dalam RAB yaitu 25 cm, diduga tidak terpenuhi. Dari temuan di lapangan, ketebalan pasangan batu yang dikerjakan hanya berkisar 20 cm, sehingga dikhawatirkan dapat mengurangi kualitas dan daya tahan bangunan.
Di tengah sorotan terhadap kualitas fisik bangunan tersebut, nama seorang pekerja berinisial atau bernama “Made” turut mencuat dan menjadi perbincangan di kalangan pelaku proyek di Luwu Timur. Made disebut-sebut mengambil alih atau memegang kendali atas pengerjaan sejumlah proyek fisik di wilayah tersebut.
Menanggapi temuan ini, masyarakat dan pemerhati pembangunan di Luwu Timur mendesak pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Luwu Timur selaku instansi penanggung jawab, serta konsultan pengawas CV. Alfa Graha, untuk segera turun tangan melakukan pengecekan ulang dan menindak tegas pelaksana proyek jika terbukti bekerja tidak sesuai spesifikasi teknis (RAB).
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana maupun pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi lebih lanjut. (Tim)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *