Momentum Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh pemuda bahwa masa depan bangsa dan daerah ada di tangan generasi muda.
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erick Strada, mengajak pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai pelopor perubahan, penggerak masyarakat, dan penjaga persatuan.
“Pemuda harus berani mengambil peran. Jangan hanya menunggu kesempatan, tetapi ciptakan kesempatan. Gunakan energi, kreativitas, ilmu pengetahuan, dan teknologi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” pesan Erick.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan bagi pemuda dalam mengambil sikap dan menentukan langkah. Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta menghargai perbedaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Erick juga mengingatkan pemuda agar menjadi generasi yang kritis dan bijak. Pemuda harus mampu menyaring informasi, menolak provokasi, serta menggunakan media sosial sebagai ruang untuk menyebarkan gagasan dan karya yang positif.
“Pemuda Luwu Timur harus menjadi kekuatan yang membawa daerah ini maju. Jadilah generasi yang berani bermimpi, berani berkarya, dan berani mengambil tanggung jawab. Jangan biarkan perbedaan memecah kita, karena persatuan adalah kekuatan untuk membangun daerah,” ujarnya.
Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, Erick mengajak seluruh pemuda Luwu Timur untuk menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam setiap langkah.
“Pemuda bukan sekadar penerus, tetapi pemuda adalah penggerak hari ini dan penentu masa depan. Mari bergerak, berkarya, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun Luwu Timur.”(*)












