Langkah Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Luwu Timur bersama jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Timur melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Rusdi Layong, ST, dari Partai Gelora.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, Kemenag, dan aparat kepolisian dalam mencegah serta memberantas peredaran narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda.
Rusdi Layong mengapresiasi inisiatif Dewan Pendidikan Luwu Timur yang membangun komunikasi langsung dengan Polres Luwu Timur untuk bersama-sama mencari langkah konkret dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Dewan Pendidikan Luwu Timur yang membangun sinergi dengan Polres Luwu Timur. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda kita,” ujar Rusdi Layong.
Menurutnya, persoalan narkoba tidak dapat ditangani hanya oleh aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen, terutama lingkungan keluarga, sekolah, tokoh agama, pemerintah, serta masyarakat.
Rusdi menilai lembaga pendidikan memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun karakter dan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya narkoba.
Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pengawasan, pembinaan karakter, serta penguatan lingkungan sekolah yang sehat dan aman.
“Kita jangan menunggu anak-anak kita menjadi korban. Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Sekolah, orang tua, tokoh agama, pemerintah dan kepolisian harus berjalan bersama,” tegasnya. Jumat, 21/08/2026
Ia juga mendorong agar sinergi antara Dewan Pendidikan, Kemenag dan Polres Luwu Timur tidak berhenti pada kegiatan audiensi, tetapi dilanjutkan dengan program-program nyata di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Rusdi berharap kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan pelajar, guru, orang tua dan masyarakat. Dengan demikian, generasi muda Luwu Timur diharapkan memiliki ketahanan diri serta keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
“Generasi muda adalah aset daerah. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga mereka. Jangan sampai narkoba merusak masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Sebelumnya, rombongan Dewan Pendidikan Luwu Timur dipimpin langsung Ketua Dewan Pendidikan, Herdinang, S.Ag., M.M., bersama jajaran pengurus. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur, Rusdi Daming, S.Ag., M.H.
Rombongan diterima langsung Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangapdi, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Hajriadi, S.Sek., Ns., S.H., M.H., serta jajaran terkait, termasuk Satresnarkoba dan Kabag SDM Polres Luwu Timur.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba serta mewujudkan generasi muda Luwu Timur yang sehat, berkarakter dan memiliki masa depan yang lebih baik.(*)













