Beredar Video Mengaku Pemilik TGC Intimidasi Wartawan. Aktivis Tomoni Senggol APH.

  • Bagikan

Berdurasi 1.48 detik beredar video seorang pria mengaku pemilik Tambang Galian C (TGC) di Desa Kalaena Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan mengintimidasi Wartawan dilokasi tambang miliknya. Rabu, 01/10/2025

Praktik intimidasi kembali menyasar kerja-kerja jurnalistik di Kabupaten Luwu Timur. Seorang jurnalis lokal, Muliadi, mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat meliput dugaan aktivitas tambang ilegal di Sungai Kalaena, Kecamatan Mangkutana. Rabu 1 Oktober 2025.

Menanggapi intimidasi yang dialami wartawan, salahsatu aktivis pemerhati lingkungan Tomoni mengecam keras perbuatan tersebut. Ridwan Abdullah menegaskan pihak APH tidak tinggal diam dengan persoalan yang mengancam nyawa pekerja media tersebut.

“APH jangan tinggal diam segera bertindak dengan persoalan yang terjadi pada rekan-rekan wartawan dan Periksa dokumen TGC yang dimaksud dalam video. Slamet ini bukan kali pertama dia beginikan media tapi sudah berapa kali, ” Tegasnya.

Diketahui, Video berdurasi 1 menit 48 detik yang beredar di media sosial Facebook memperlihatkan Muliadi bersama rekannya tengah berada di atas sepeda motor ketika tiba-tiba dihampiri sejumlah orang.

Salah satu dari mereka, diketahui bernama Slamet, mengenakan kaos hijau, dengan nada tinggi bilang , “Kalau masuk di sini permisi dulu, kurang ajar semua ini.”

Tak berhenti di situ, seorang pria lain berbaju hitam mendekati Muliadi dan menanyakan dengan nada mengintimidasi, “Kau yang ma foto-foto?” Bahkan, dalam rekaman terdengar ucapan ancaman, “nda bisa pulang.” Slamet cs juga sempat memaksa agar jurnalis tersebut memperlihatkan foto-foto hasil dokumentasi yang ia ambil di lokasi tambang. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *