Dugaan adanya pemberian uang kepada oknum anggota kepolisian oleh pelangsir BBM di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, mulai mendapat perhatian serius. Informasi yang beredar menyebutkan, anggota Polsek Wotu yang diduga menerima uang tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Luwu Timur.
Kasi Humas Polres Luwu Timur, AKP Muhammad Husain, membenarkan bahwa anggota yang bersangkutan telah diperiksa. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran.
“Anggota yang bersangkutan sudah diperiksa dan prosesnya sedang berjalan di Propam. Apakah benar terjadi pelanggaran atau tidak, masih menunggu hasil pemeriksaan. Apabila nantinya terbukti melakukan pelanggaran, tentu akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Muhammad Husain.
Terekam CCTV
Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul beredarnya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga memperlihatkan adanya penyerahan sesuatu kepada seorang anggota kepolisian di wilayah Wotu.
Dalam rekaman yang beredar, seseorang yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelangsiran BBM tampak mendekati anggota polisi dan menyerahkan sesuatu. Rekaman tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.
Salah satu unggahan di media sosial menyebut adanya dugaan aktivitas penampungan atau pelangsiran BBM bersubsidi di Kecamatan Wotu yang terekam CCTV dan diduga disertai pemberian uang kepada oknum anggota kepolisian.
Meski demikian, substansi dan maksud pemberian tersebut masih harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan resmi. Karena itu, pihak-pihak yang terlihat dalam rekaman tersebut belum dapat dinyatakan melakukan pelanggaran sebelum adanya hasil pemeriksaan.
Sorotan terhadap Distribusi BBM Subsidi
Dugaan tersebut menjadi sorotan karena persoalan pelangsiran BBM bersubsidi di sejumlah wilayah selama ini menjadi perhatian masyarakat. Praktik tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi BBM bersubsidi dan berdampak terhadap masyarakat yang berhak mendapatkannya.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebelumnya juga telah mendorong pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi melalui pakta integritas bersama pengelola SPBU.
Dalam konteks tersebut, pemeriksaan terhadap anggota Polsek Wotu dinilai penting untuk mengungkap secara terang apakah benar terjadi pemberian uang, apa tujuan pemberian tersebut, serta apakah terdapat pelanggaran disiplin, kode etik maupun dugaan tindak pidana.
Masyarakat kini menunggu hasil pemeriksaan Propam Polres Luwu Timur agar persoalan tersebut dapat diketahui secara jelas berdasarkan fakta dan bukti yang ada.
Apabila nantinya terbukti terdapat pelanggaran, publik berharap proses penanganannya dilakukan secara tegas dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan pemberian uang tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan belum dapat disimpulkan sebagai suatu pelanggaran. Semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.(*)













