Antrean Mengular di SPBU Asuli, Pasokan Pertalite Diduga Tersendat Menjadi Salahsatu Pemicu.

  • Bagikan

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang berlaku sejak tanggal 10 lalu mulai memicu dampak signifikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.

Salah satunya terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Asuli, Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Di mana antrean kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan mengalami lonjakan tajam. Kondisi ini dipicu oleh beralihnya sebagian besar konsumen Pertamax ke bahan bakar bersubsidi jenis Pertalite demi menghemat pengeluaran.

Sayangnya, lonjakan permintaan ini tidak dibarengi dengan jumlah pasokan yang memadai dari pihak distributor.

Pihak manajemen SPBU Asuli mengaku telah mengantisipasi lonjakan ini dengan mengajukan ampra (penebusan) kuota Pertalite sebesar 16 Kiloliter (KL).

Namun, sudah hampir dua minggu berjalan, pasokan yang terealisasi terbilang jauh dari harapan. “Kami berusaha mengampra untuk produk Pertalite sebesar 16 KL, tapi sudah hampir 2 minggu berjalan ini, suplai ke SPBU kami hanya terealisasi 8 KL Pertalite tiap harinya,” ungkap Manajer SPBU Asuli, Arif.

Terkait pasal itu, Pihak SPBU tidak tinggal diam melihat antrean kendaraan yang kian mengular. Berbagai upaya koordinasi telah dilakukan dengan pihak Depot Pertamina.

Namun, hingga kini komunikasi tersebut belum membuahkan hasil yang memuaskan. Arif menjelaskan bahwa pasokan sebesar 16 KL tersebut sebenarnya sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar agar tidak terjadi kelangkaan atau antrean panjang yang mengganggu kenyamanan publik.

“Kami sudah mencoba selalu berkomunikasi dengan pihak depot pertamina tapi hasilnya tetap sama, hanya 8 KL yang disuplai tiap hari,” tambahnya.

Menurut Arif, dari total hari dalam sepekan, pihak Depot hanya memberikan kelonggaran kuota penuh pada satu hari tertentu saja.

“Dalam tiap minggu yang sudah berjalan, hanya satu kali pasokan 16 KL Pertalite masuk, yaitu pada hari Jumat tiap minggunya,” terangnya menutup keterangan.

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan di SPBU Asuli terpantau setiap harinya masih padat pada jam-jam sibuk.

Pihak SPBU berharap pihak Pertamina Depot dapat merespons kondisi di lapangan agar distribusi Pertalite bisa kembali normal dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. (Tim***)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *